Kampung Kweel, Ikan Melimpah Tapi Harganya Murah

Kampung Kweel, Distrik Elikobel memiliki potensi ikan yang melimpah, terutama saat bulan Juni – Oktober. Beberapa jenis ikan tersebut antara lain kakap, mujair, dan ikan sembilan dada kuning.

Bapak Denis Inagijai, mengungkapkan keprihatinannya mengenai harga ikan di Kampung Kweel yang dinilainya terlalu murah. Kepada SORAK yang berkunjung ke Kampung Kweel tanggal 18 Juli 2023, Bapak Denis menyebutkan harga ikan yang berlaku di kampung tersebut.

Menurut Bapak Denis, harga ikan sembilan dada kuning per tusuk dijual seharga Rp 20.000, sementara ikan kakap dijual dengan harga Rp 15.000 per kilogram. Ikan kakap ini biasanya dijual kepada Pak Mantri Wahyu. Selain itu, ikan mujair dijual kepada penadah dengan harga Rp 15.000 per tusuk, dengan satu tusuk biasanya berisi dua ekor ikan. Untuk ikan gastor, harganya berkisar antara Rp 6.000 hingga Rp 7.000 per kilogram.

Warga kampung, termasuk Bapak Denis, merasa bahwa harga ikan kakap yang ditawarkan saat ini terlalu rendah. Mereka merasa bahwa nilai jual ikan kakap seharusnya lebih tinggi mengingat keberadaan gelembung udara dalam ikan yang bisa dimanfaatkan kembali. Warga berharap adanya peninjauan kembali terhadap harga ikan kakap tersebut.

“Pada umumnya, harga ikan kakap di pasaran jauh lebih tinggi. Mengingat bahwa gelembung udara di dalam ikan juga memiliki nilai ekonomi, kami merasa harga ikan kakap yang ditawarkan saat ini terlalu murah,” ungkap Bapak Denis Inagijai.

Dalam memperkuat sektor perikanan dan menjaga mata pencaharian, warga kampung berharap agar pemerintah dan pihak terkait memberikan perhatian yang lebih besar terhadap kesejahteraan warga lokal di kampung-kampung serta menjaga keberlanjutan sumber daya ikan di wilayah tersebut.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *