Di Kampung Senayu, Distrik Tanah Miring ada seorang mama yang sehari-harinya urus kebun dan tanam-tanam sayur. Di atas lahan seluas kurang lebih satu hektar, mama Maria Benggip tanam sawi, kangkung, ketimun, gambas, kacang Panjang, dan papaya.
Tiap hari mama Maria kasih bersih kebun dan siram air supaya tanamannya subur. Beliau biasa jual sayuran di depan rumah saja. Harga 1 ikat sayuran dihargai 5 ribu rupiah, sedangkan buah-buahan bervariasi antara 5 ribu sampai 10 ribu rupiah. Kacang penjang dengan ikatan besar dalam jumlah besar juga diharga 10 ribu rupiah.
Sayur dan buah-buahan yang ada di kebun sekarang ini sudah dua kali panen dan sekarang masuk tanam yang ketiga kalinya. Hasilnya lumayan bisa kasih sekolah anak di SMA SATAP Senayu.
Untuk pupuknya pakai kompos alami, yaitu dari bahan sarang burung ayam hutan dan kotoran-kotoran sampah.
Ayooo manfaatkan lahan pekarangan kita dengan berbagai tanaman sayur dan buah. Selain bisa dikonsumsi sendiri juga bisa menambah penghasilan kita.
♥ Bruno Benggip | Petani, Kampung Senayu, Distrik Tanah Miring
