Mama-Mama Buat Kerupuk Sagu Pisang di Kampung Bupul dan Tanas

Selepas mengikuti pelatihan pembuatan sagu pisang di Merauke beberapa waktu lalu (25-29 Oktober), mama-mama dari Kampung Bupul mempraktekkan pembuatan kerupuk ini di kampung. Beberapa mama-mama sangat antusias mengikuti praktek pembuatan kerupuk sagu pisang pada Jumat (12/11).
Di Kampung Tanas juga demikian. Dari 4 orang mama-mama yang ikut pelatihan, mereka kembali dan mengajarkan kepada 6 orang mama-mama yang lain di kampung pada hari Sabtu (19/11). Jadi yang sebelumnya 4 orang, sekarang jadi 10 orang di Kampung Tanas. Kebetulan ada yang pesan kerupuk sagu pisang buatan mereka. Bahan utama pembuatan kerupuk terdiri dari sagu, pisang dan sejumlah bumbu dapur, diolah terlebih dahulu, dihaluskan, kemudian, dikukus, setelah itu baru dijemur. Proses pembuatannya sendiri tidak begitu sulit. Kalau panas bagus, sehari kerupuk sagu pisang sudah jadi dan siap digoreng. Hal ini pun mendapat dukungan dari Kepala Kampung Tanas yang sangat mengapresiasi hal ini.
Harapannya kedepan keterampilan membuat kerupuk sagu pisang ini dapat lebih dikembangkan secara luas di kampung sehingga dapat menambah penghasilan mama-mama. Selain dapat juga menjadi jajanan sehat untuk anak-anak/keluarga dan biayanya lebih hemat karena bahan-bahannya dapat didapat dari kebun atau ambil di dusun.

♥ Betty Gebze | Pegiat ORNOP, Merauke

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *