Peletakan Batu Pertama dan Pembongkaran Gereja Santa Maria Fatima Kelapa Lima

Setelah peletakan batu pertama tanda didirikannya Gereja Maria Fatima, Kelapa Lima, Merauke pada 1 Desember 1968, yang artinya bangunan gereja ini sudah berdiri selama 54 tahun, maka tepat tanggal 1 Desember 2022 dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja yang baru. Ini artinya, gedung gereja yang didirikan oleh Pastor Petrus Hoeboer MSC akan dirobohkan dan dibangun gedung gereja yang baru.

Kegiatan diawali dengan misa. Sebagai selebran utama Pastor Paroki Kelapa Lima Pastor Agustinus Soplanit MSC bersama SUPDA MSC Papua Pastor Joni Astanto MSC, VIKJEN KAMe Pastor Hendrikus Kariwop MSC, Sekjen KAMe Pastor John Kandam Pr, Pastor Kayetanus Tarong MSC, serta Pastor Pius Banda Pr.

Usai misa, umat diarahkan ke keluar gereja. Nampak sebuah eksavator parkir di luar gereja. Pastor Hendrikus Kariwop MSC lantas menaiki eksavator tersebut dan memecahkan tegel di depan gereja sebagai tanda mulai pembongkaran.

Pastor Hendrikus Kariwop MSC secara simbolis membongkar gedung gereja Maria Fatima Kelapa Lima (foto Agapitus Batbual)

Beberapa tokoh pemerintah dan tokoh umat nampak dalam kegiatan ini, termasuk Bupati Romanus Mbaraka, Kepala Dinas PU Yanuarius Katmok, Kepala BPKAD Elias Mite, Anggota DPRD Merauke Cosmas Yeem, tokoh umat Samuel Mindipkoman, serta Decky Awerem, juga perwakilan kontraktor disaksikan umat yang hadir.

Beberapa umat tampak berlinang air mata mengikuti proses pembongkaran gedung gereja ini. Begitu banyak peristiwa iman terjadi di tempat ini, mulai dari sambut baru (komuni pertama), baptis, perkawinan, dan sampai tempat persemaian iman menuju sakramen imamat.

Suasana peletakan batu pertama (foto Agapitus Batbual)

Pastor Paroki Kelapa Lima Pastor Agustinus Soplanit MSC mengharapkan dukungan dari berbagai pihak agar pembangunan gereja ini dapat diselesaikan. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Merauke yang membantu dalam pembangunannya. Atas dukungan berbagai pihak, maka dimulailah peletakan batu pertama. “Sekarang semua umat tinggal berdoa supaya gereja megah ini berdiri,” ucapnya.

Gereja ini sudah mulai termakan usia. Di beberapa bagian atapnya bocor, batangan sudah keropos, tiang penyangga gereja hampir aus, bangku gereja mulai keropos termakan usia.

Gereja Maria Fatima Kelapa Lima sebelum dibongkar (foto Agapitus Batbual)

Salah satu tokoh umat Robertus Kambun bilang sebelum permanen awalnya gereja terbuat rangka beratapkan daun daun sagu di Komplek Seminari KPA Pastor Bonus sekarang, lalu timbullah niat umat membangun gereja baru. Kemudian umat diarahkan ke gedung serbaguna sosial atau TK Maria Fatima, Kelapa Lima, kemudian dibangun gedung gereja di tempat yang sekarang menjadi sekretariat paroki. Setelah itu baru dibangun gedung gereja di tempat saat ini pada tahun 1968 dengan Pastor Paroki saat itu Pastor Petrus Hoeboer MSC. Ia berharap dengan perkembangan umat saat ini gereja harus memperhatikan umat yang terpinggirkan.

*Agapitus Batbual.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *