Mentari pagi baru saja menampakkan wajahnya, seorang pemuda, berbadan tegap tengah membersihkan kebun miliknya di lahan keluarga. Konelis Kaspar Samkakai, seorang pemuda dari Kampung Senayu, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke menjadi teladan bagi banyak orang dengan semangatnya dalam mengelola lahan pertanian dan perikanan. Ayah tiga anak tersebut melihat potensi besar di kampungnya dan berniat memanfaatkannya demi masa depan yang lebih baik.
Neles mengelola lahan milik keluarganya dengan menanam berbagai jenis tanaman dan sayuran seperti kangkung, kacang panjang, serei merah, keladi, jagung, pisang, dan ubi jalar. Keberhasilannya dalam bercocok tanam tidak lepas dari ketekunannya dalam menerapkan metode pertanian yang efisien. Salah satu inovasi yang paling mencolok adalah sistem irigasi yang ia kembangkan di kolam lelenya. Neles memelihara 1000 ekor ikan lele dan 5000 ikan mujair, yang semuanya merupakan bantuan dari Dinas Perikanan Kabupaten Merauke. Limbah dari kolam lele ini ia manfaatkan sebagai sumber air untuk menyiram tanaman kangkungnya, sehingga kangkung yang ditanam tumbuh subur dan berkualitas tinggi.

Keputusan Neles untuk mengelola tanah tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Sebelum memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya, Neles bekerja di PT. BIO. Namun, karena alasan kesehatan, ia terpaksa meninggalkan pekerjaannya di perusahaan tersebut. Meskipun demikian, keputusan untuk kembali ke kampung halaman ternyata membawa berkah tersendiri. Di kampung, Neles menemukan potensi besar dalam bidang pertanian dan perikanan yang menurutnya cukup menjanjikan untuk masa depan keluarganya.

” Saya belum pernah panen, jadi kebun dan kolam ini baru pertama kali ini saya buat. Tapi saya yakin ini akan mendatangkan keuntungan untuk keluarga saya”
Korneles Kaspar Samkakai
Pengetahuan yang dimiliki Neles tentang pertanian dan perikanan diperolehnya melalui Diklat Pertanian dan Pangan yang diadakan oleh Perkumpulan Petrus Vertenten MSC Papua dan juga dari seorang warga yang berpengalaman di kampungnya. Dengan bekal ilmu tersebut, Neles merasa yakin dan optimis dapat mengembangkan usaha pertanian dan perikanannya dengan baik. Ia terus belajar dan berinovasi, memastikan setiap langkah yang diambilnya didasarkan pada pengetahuan yang benar dan praktik yang baik.
Kisah Neles adalah contoh nyata bagaimana semangat dan ketekunan dapat mengubah hidup seseorang dan memberikan dampak positif bagi komunitasnya. Dengan kerja kerasnya, Neles tidak hanya mampu menyediakan kebutuhan pangan bagi keluarganya sendiri, tetapi juga memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan di Kampung Senayu. Dedikasi Neles dalam mengelola lahan pertanian dan kolam ikan dapat menjadi inspirasi bagi banyak pemuda lainnya untuk tidak takut kembali ke kampung dan membangun kampung halaman dengan potensi yang ada. Melalui usaha kerasnya, Neles berhasil membuktikan bahwa dengan tekad yang kuat dan pemanfaatan sumber daya yang ada, keberhasilan bukanlah hal yang mustahil. Neles adalah cerminan dari semangat anak muda Papua yang tidak mudah menyerah dan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi masa depan diri dan keluarganya.
