Setelah hampir sebulan diguyur hujan, akses jalan menuju Distrik Naukenjerai antara Kampung Bokem sampai Ndalir rusak parah. Kendaraan roda 4 seperti mobil dan truk yang lewat tidak jarang tertanam. Di beberapa titik ada yang kedalamannya sampai 1,5 meter.
Hal ini membuat warga sangat kesulitan untuk keluar – masuk kampung dan membawa hasil bumi untuk dipasarkan ke Merauke. Pihak Distrik Naukenjerai bersama aparat kampung dari Kuler, Onggaya, dan Tomer berinisiatif untuk mengorganisir warga agar bersama-sama memperbaiki ruas jalan yang ada. Sebab, jika tidak segera diperbaiki bukan tidak mungkin kondisinya akan semakin parah.
Gayung bersambut, selama dua hari, mulai 19-20 Oktober, warga dari 4 kampung sangat antusias untuk gotong royong secara swadaya memperbaiki ruas jalan yang ada. Ada yang chainsaw kayu, ada yang susun papan, ada yang paku kayu untuk membuat jembatan, dan ada yang timbun tanah. Ibu-ibu juga tidak mau ketinggalan dengan membantu menyiapkan makanan dan minuman.

Kepala Distrik Naukenjerai Refilino Dimara juga datang meninjau perbaikan jalan ini, sekaligus ikut turun tangan bekerja. Turut hadir pula di lokasi perbaikan jalan Kepala Distrik Merauke, Arnold Rudolf.
Seorang warga yang kebetulan lewat menyampaikan terima kasih atas perbaikan jalan ini, sehingga dia bisa lewat di situ. Beberapa hari lalu sangat sulit lewat jalan tersebut.
